Apakah Makan Cokelat Bisa Bikin Batuk?

Apakah Makan Cokelat Bisa Bikin Batuk?
Apakah Makan Cokelat Bisa Bikin Batuk? - Mulai dari anak kecil hingga dewasa pasti menyukai makanan yang bernama cokelat. Karena cokelat memiliki rasa manis, makanya banya orang yang suka. Tapi masalahya, saat musim hujan seperti ini, banyak orang yang batuk-batuk dan pilek.

Nah, terkadang ada juga orang tua yang melarang anaknya untuk tidak makan cokelat karena takut akan bisa membuat batuk? Apakah anggapan itu benar atau tidak? Batuk merupakan refleks dari saraf sensorik untuk membersihkan jalan napas dari berbagai iritan. Setelah jalan napas bebas dari iritan maka batuk akan hilang.

Di satu sisi batuk juga bisa menjadi pertanda adanya infeksi pernapasan. Kasus ini palig sering disebabkan oleh virus. Tapi ada beberapa kasus yang ternyata saluran infeksi pernapasan ini disebabkan oleh infeksi bakteri.

Gejalanya dapat berupa batuk berdahak disertai warna kuning kehijauan, demam atau keluhan lainnya. Keluhan yang paling sering terjadi adalah sakit kepala, ngilu pada tubuh, hidung tersumbat dan pilek.

Sebenarnya hal yang wajar jika orang tua melarang anaknya untuk makan cokelat karena takut anaknya akan batuk. Pasalnya ada beberapa makanan yang bisa mengikat lendir disaluran pernapasan yang bisa membuat batuk.

Namun sampai sekarang ini, masih belum ada bukti yang menunjukkan kalau cokelat adalah pencetus utama seseorang bisa batuk. Bahkan Profesor Alyn Morice peneliti dari kardiovaskular dan pernapasan dari University Hull, mengatakan kalau justru cokelat malah bisa meredakan batuk.

Hal ini bisa terjadi karena dalah cokelat terkadung zat yang bernama theobromine, zat ini mampu menekan aktivitas saraf vagus, yang berperang dalam mekanisme batuk.

Untuk membuktikannya, penelitian dilakukan pada 3 kelompok, yaitu mereka yang diberi theobromine, codein dan placebo. Kemudian, tiga kelompok tersebut diberikan capsaicin –yang merupakan zat pemicu batuk.

Hasilnya mengejutkan. Kelompok yang diberi theobromine membutuhkan kadar capsaicin yang lebih tinggi untuk memicu batuk, dibandingkan plasebo dan codein.


Artinya, zat yang terkandung dalam cokelat –theobromine– lebih efektif dibandingkan obat batuk standar yang sering digunakan. Terkait ini, penelitian lebih lanjut masih terus dilakukan untuk benar-benar memastikannya.

Demikian mengenai Apakah Makan Cokelat Bisa Bikin Batuk?, semoga postingan kali ini bisa menambah informasi untuk Anda dan bisa menjadi manfaat untuk kalian semuanya.
Disclaimer: Blog Dr OZ Indonesia tidak menjamin hasil tertentu sebagai hasil dari prosedur yang disebutkan di sini dan hasilnya dapat bervariasi dari orang ke orang. Topik di halaman ini termasuk teks, grafik, video dan bahan lain yang terkandung di situs ini adalah untuk tujuan informasi saja dan tidak harus diganti untuk saran medis profesional.

0 Response to "Apakah Makan Cokelat Bisa Bikin Batuk?"

Posting Komentar